Tampilkan postingan dengan label bagi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label bagi. Tampilkan semua postingan

Selasa, 24 Desember 2013

Polwan Bagi Kopi Gratis Ke Pemudik

Jajaran polisi wanita (polwan) Polres Kendal membagi bagikan kopi gratis kepada pemudik arus balik yang melewati Pantura Kendal, menyambut hari ulang tahun (ultah) polwan ke-64 yang jatuh 1 September.

[imagetag]

Pembagian minuman itu dilakukan di Pospam, samping SPBU Jalan Lingkar Kaliwungu, Kendal, mulai Jumat (24/8) hingga Minggu (26/8), setiap malam hari. Dalam sehari, pihak Polres menyediakan sekitar 2.000 gelas kopi.

[imagetag]

Menurut Kapolres Kendal, AKBP Kusdiantoro, pemberian minuman kopi gratis kepada pemudik yang akan kembali ke Jakarta dan sekitarnya itu dilakukan sebagi upaya menjaga pengemudi tidak mengantuk.

[imagetag]

"Pembagian kopi ini juga dalam rangka memperingati ultah polwan ke-64," kata Kusdiantoro. Aksi sosial polwan ini mendapat perhatian Bupati Kendal, Widya Kandi Susanti yang bergabung dan turut membagikan kopi kepada pemudik, di SPBU Lengkong, Jalur Lingkar Kaliwungu, Sabtu (25/08) malam.

"Kami ingin membantu pemudik agar tidak mengantuk dengan memberikan kopi gratis agar bugar sebelum melanjutkan perjalanan ke Jakarta," kata Widya. Seorang pemudik yang kembali ke Jakarta, Zakaria (40) mengaku, yang dilakukan polwan Polres Kendal ini sangat membantu pemudik, karena bisa menghilangkan rasa ngantuk. "Kopi ini sangat bermanfaat bagi kami," kata pemudik yang melakukan perjalanan dari Kudus itu.

Sumber

#bcfda5
Read More..

Jumat, 22 November 2013

Tips Aman Naik Taksi Bagi Para Wanita

Kejahatan bisa terjadi di mana saja. Di dalam angkutan umum seperti taksi, kejahatan seperti perampokan bisa terjadi setiap saat. Umumnya, kejahatan di dalam taksi ini menimpa kaum hawa karena mereka dianggap lemah.

“Kami imbau kepada masyarakat khususnya para wanita untuk memilih taksi yang aman agar terhindar dari bahaya,” ujar Kasubdit Keamanan dan Keselamatan Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Yakub D, saat dihubungi wartawan, Minggu (18/12/2011).

Yakub mengimbau bagi masyarakat yang hendak menggunakan jasa angkutan taksi agar lebih selektif memilih armada. “Pilih taksi dari perusahaan yang memiliki kredibilitas dalam pelayanan,” kata Yakub.

Kemudian agar lebih terjamin keselamatan Anda, diimbau untuk memesan taksi via telepon melalui operator perusahaan tersebut. Hal ini agar perusahaan taksi tersebut dapat mencatat dengan jelas identitas si pemesan maupun sopir yang akan menjalankan taksi tersebut.

“Pesan taksinya langsung ke pangkalan resmi seperti di mal, hotel, stasiun dan lain-lain,” ujarnya.

Namun, bila terpaksa menyetop langsung di jalan, pastikan menunggu di tempat yang aman. Perhatikan dengan seksama logo perusahaan yaksi sehingga tidak terkecoh dengan warna taksi.

“Hindari membawa barang berharga yang berlebihan seperti perhiasan dan uang dan pakailah pakaian yang sopan dan tertutup,” katanya.

Pastikan mencatat data-data taksi seperti plat nomor kendaraan, nomor pintu dan nama taksinya serta sopirnya. Informasikan lebih dulu data-data tersebut ke keluarga atau teman terdekat.

“Sehingga kalau terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, keluarga bisa mengetahui terakhir naik apa dan dapat diinformasikan ke petugas polisi bila terjadi kejahatan,” jelasnya.

Setelah masuk ke dalam taksi, periksa foto sopir yang tertera pada tanda pengenal dengan wajah sopir itu sendiri. Bila dimungkinkan, cek seragam sopir taksi tersebut.

“Kemudian jangan lupa untuk mengecek kesesuaian nomor pintu di dalam taksi dengan yang di luar,” imbuhnya.

Mintalah sang sopir untuk mengunci semua pintu saat naik. Kemudian pastikan rute perjalanan sesuai dengan tujuan.

“Hindari tertidur di dalam taksi dan telepon keluarga atau orang terdekat anda untuk mengimnformasikan identitas taksi dan pengemudinya dengan suara nyaring agar didengar langsung oleh sopirnya. Hal ini agar mengurungkan niat jahat pengemudi,” paparnya.

Bila sopir tiba-tiba menepikan taksinya dengan tiba-tiba, tegur dan laranglah sopir itu. “Kalau dia minta menepi dengan alasan bannya kempes, suruh menepinya di tempat yang ramai,” ungkapnya.

Kemudian, bila sudah terlihat gelagat yang mencurigakan, minta agar sopir segera menghentikan taksinya. Namun, pastikan Anda berhenti di tempat yang aman.

“Dan segera keluar dari dalam taksi. Saat turun, pastikan tidak ada barang bawaan yang tertinggal,” ujarnya. (Sumber: Detik.com)
Read More..